Kucing Kesayangan Mati, Apakah Bisa Bertemu lagi Dengan Pemiliknya?

Kucing mati – Terlintas dalam benak fikiran ku, apakah aku dapat bertemu lagi dengan kucing kesayangan ku kelak? Kemanakah kucing kita setelah dia mati? Karena sudah lama juga kucing kesayangan saya sudah pergi, hingga saya pun sempat menangis ketika kehilangannya, namanya wingki yang juga pernah saya ceritakan kepada teman-teman lewat tulisan dibawah ini.

Baca: Bagaimana Cara Menemukan Kembali Kucing Yang Hilang?

Bagi kita yang ber-agama islam tentulah harus beriman kepada hari akhirat, beriman kepada hari akhir sama artinya beriman kepada Alqur’an sebagai petunjuk dan penerang dari Allah. Dalam ayat alqur’an sendiri pernah disebutkan bahwa kita dapat bertemu lagi dengan sanak saudara yang beriman dan orang-orang yang kita sayangi di dunia, sebagaimana yang dituliskan pada ayat dibawah ini.

QS. Ar-Ra’d ayat 23:

جَنّٰتُ عَدۡنٍ يَّدۡخُلُوۡنَهَا وَمَنۡ صَلَحَ مِنۡ اٰبَآٮِٕهِمۡ وَاَزۡوَاجِهِمۡ وَذُرِّيّٰتِهِمۡ‌ ۖ وَالۡمَلٰٓٮِٕكَةُ يَدۡخُلُوۡنَ عَلَيۡهِمۡ مِّنۡ كُلِّ بَابٍ‌ۚ

“(yaitu) surga-surga ‘Adn, mereka masuk ke dalamnya bersama dengan orang yang shalih dari nenek moyangnya, pasangan-pasangannya, dan anak cucunya, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu”

Lalu Bagaimana Dengan Nasib si Kucing Kesayangan Kita?

Kucing Kesayangan Mati, Apakah Kita Bisa Bertemu lagi

Tidak seorang pun manusia yang dapat mengetahuinya namun bersama Allah yang maha pengasih dan lagi maha penyayang tidak ada yang tidak mungkin, YAA RAHMAN” dan “YAA RAHIIM”. Selain itupula, Nabi kita pernah berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan seperti menyayangi keluarga sendiri.

Sebagian dari kita mungkin memilih kucing sebagai hewan peliharaan, karena hewan ini cukup menggemaskan dan bisa menjadi media pelepas rasa suntuk. Diketahui bahwa kucing memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam dan hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan satu ini sangatlah serius. (Allahu a’lam)

Apakah Kucing Kesayangan yang Mati Akan Bertemu Lagi di Surga dengan Orang yang Memeliharanya?

Apakah Kucing Kesayangan yang Mati Akan Bertemu Lagi di Surga dengan Orang yang Memeliharanya

pixabay


Hewan ini sangat disukai Rasulullah Muhammad SAW dan juga para sahabatnya. Selain itu pula, ada yang berpendapat bahwa orang yang memelihara kucing akan bertemu lagi dengan hewan itu di surga kelak. Apakah pendapat itu benar demikian?

Dikutip dari situs Dream dan Siakapkeli, Mufti Wilayah Persatuan Malaysia, Zulkiflli Mohammad Al Bakri, memberikan fatwa mengenai pendapat ini. Menurutnya, umat Islam dituntut untuk selalu melakukan kebaikan, baik kepada sesama Muslim maupun non-Muslim, dan juga hewan.

“Keadaan hewan di akhirat kelak tidak sama dengan manusia, mendasarkan pandangannya pada hadis riwayat Thabari dari Abu Hurairah RA”

“Sesungguhnya Allah akan mengumpulan semua makhluk di akhirat nanti. (Yaitu) setiap hewan, burung-burung, dan juga manusia. Lalu Allah berkata kepada hewan-hewan dan juga burung, ‘Jadilah kamu tanah’.”

💗 Lebih Baik Tingkatkan Takwa

Tingkatkan Takwa

pixabay

Zulkifli lebih menganjurkan setiap orang lebih berusaha untuk memastikan diri agar ditempatkan ke dalam surga oleh Allah SWT. Caranya dengan memperbanyak amalan sholeh selama hidup di dunia.

Salah satu bentuk amalan sholeh tersebut yaitu merawat hewan peliharaan dengan baik. karena, amalan tersebut dapat mengantarkan seseorang menuju surga. Justru ketika berada di surga, setiap keinginan seseorang dapat terkabul. Hal ini sebagai bentuk ganjaran dari Allah bagi dirinya.

Surat Al Zukhruf ayat 71:

يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ ۖ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ ۖ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya”

Yang jelas, kita sebagai Muslim wajib hukumnya berbuat baik kepada sesama bahkan pada hewan sekalipun dan tidak menyiksa mereka. Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa sikap dan tindakan manusia terhadap hewan akan menentukan nasibnya di akhirat, sebagaimana diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar.

“Seorang wanita ada yang masuk neraka lantaran mengurung seekor kucing dan mengikatnya sehingga kucing tersebut mati. Ia tidak memberinya makan, tidak juga melepaskannya untuk mencari makanan.” (Shahih Bukhari, 3071).

Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

“Ketika seekor anjing yang hampir mati kehausan tengah mengelilingi sebuah sumur, seorang pelacur dari Bani Isra’il melihatnya, lalu ia mengambil air dengan sepatunya dan memberinya air. Semua dosanya diampuni karena perbuatannya itu.” (Shahih Bukhari, 3208)

Oleh karena itulah kita harus baik-baik sama hewan yang ada disekitar kita, karena siapa tahu merekalah yang akan membela kita di akhirat nanti. Tuhan menciptakan surga sebagai tempat sempurna di mana kebahagiaan sejati berada. jika bersama hewan peliharaan semasa hidup anda adalah kebahagiaan sejati versi anda, tidak ada yang tidak mungkin bersama allah mudah-mudahan kita bisa berjumpa lagi. (Amin)

QS As-Sajadah: 17

فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan.”

Karena sesungguhnya rahasia di dunia akhirat itu hanyalah allah ta’ala saja yang mengetahuinya. Semua rahasia Allah SWT merahasiakan nikmat-nikmat yang akan diberikan kelak, sebagaimana firmannya yang telah disebutkan diatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *